Jipangan

Jipangan (Sentra Kerajinan Kipas Bambo)

Jipangan merupakan  kawasan sentra kerajinan berbahan bambu ( kipas, hiasan bambu, dll ), yang telah dijadikan mata pencaharian utama bagi semua warga yang tinggal di pedukuhan Jipangan. Dalam upaya meningkatkan dan mengembangkan kerajinan bamboo di Jipangan , pihak pemerintah Desa Bangunjiwo telah melakukan upaya dengan pelatihan bagi pengrajin serta membuka akses kerja sama dengan Universitas Gajah Mada Yogyakarta dalam hal pelatihan, permodalan ,peralatan dan akses pasar.

Lokasi

Desa Wisata Kerajinan Jipangan terletak di Dusun Jipangan, Desa Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Secara geografis Pedukuhan Jipangan merupakan daerah pegunungan dan berupa hamparan sawah. Pedukuhan Jipangan berbatasan dengan Pedukuhan Banyon, Pendowoharjo dan Sungai Bedog di sisi timur. Lokasinya berada tidak jauh dari pusat Kota Yogyakarta atau sekitar 10 km dari Kota Yogyakarta.

Sejarah

Desa Wisata Jipangan awalnya berasal dari keprihatinan masyarakat sekitar. Jipangan memiliki kekayaan alam, seperti bambu, sungai, lingkungan pedesaan, potensi lokal namun belum diolah dengan baik. Kami sadar, jika potensi tersebut dikelola dengan sungguh-sungguh dan dikemas dengan ide-ide kreatif maka akan jadi paket wisata yang menarik untuk disuguhkan, untuk dikunjungi. Desa Wisata Jipangan didirikan 26 November 2014 dan di resmikan oleh GKR Hemas pada 15 Maret 2015.

Produk Utama

Kipas bamboo adalah produk utama dari  Desa Wisata Jipangan yang dimana bahan utama kerangka kipas tersebut adalah dari bambu. Bambu yang digunakan adalah jenis bambu hitam atau bambu wulung yang berserat halus dan tidak memiliki banyak serabut.

Setiap harinya, pada setiap pengrajin mampu membuat 30-40 buah kipas sehingga rata-rata perbulan seorang pengrajin bisa membuat sekitar 1000 kipas bambu. Di desa ini memiliki 25 pengrajin kipas sehingga per bulannya akan ada 25.000 buah kipas yang siap dipasarkan. Produk kipas dari Jipangan sendiri sudah dipasarkan ke beberapa daerah di Indonesia seperti Bandung, Jakarta, dan Bali. Bahkan sekarang sudah meluas hingga Australia.

Harga Harga kipas bambu Jipangan dipatok sesuai ukuran. Untuk kipas berukuran kecil sekitar Rp 800/buah, ukuran standar antara Rp 2000 – Rp 3000, sedangkan kipas berukuran besar Rp 8000, sementara kipas bambu dengan ukuran super berkisar Rp 30.000 – Rp 50.000. Selain untuk cinderamata wisatawan, kipas bamboo ini banyak dipesan oleh konsumen luar DIY sebagai cinderamata resepsi pernikahannya.

Ade Yulianto

One thought on “Jipangan”

Comments are closed.

Binakarya Homestay, Tempat Favorit Makrab Mahasiswa Jogja

Tempat makrab di Jogja sudah banyak bahkan tak terhitung jumlahnya, disini kami akan memberikan informasi bagi sobat mahasiswa jogja yang ingin mengadakan acara makrab dengan fasilitas lengkap dan harga terjangkau, dan lokasi tidak terlalu jauh dengan kota Yogyakarta. Binakarya Homestay adalah merupakan sebuah homestay yang terletak di Dusun Ngelosari Desa Srimulyo Kecamatan Piyungan Kabupaten Bantul […]

Baca Selengkapnya..
puspita batik indigo

Puspita Batik Indigo Dewisaba

Salah satu produk unggulan pariwisata Dewisaba adalah atraksi di Puspita Batik Indigo. Kita bahas satu persatu. Indigo merupakan zat warna biru yang didapatkan dari tanaman yang dengan nama latin Indigofera sp. Pada masa penjajahan, indigo merupakan salah satu komoditi ekspor penting pemerintah Hindia Belanda selain kopi, tebu, teh dan rempah-rempah. Kebijakan “cultuurstelsel” diimplementasikan oleh Gubernur Jendral […]

Baca Selengkapnya..
taman jogo bendung

Taman Jogo Bendung

Di Desa Wisata Bendo ada Taman Jogo Bendung. Terdapat Taman Kuliner yang Menyediakan berbagai menu masakan (Bubur Sore,Nasi Rames,Soto,Mie Ayam,Nasi Goreng,Bakmi Goreng dll) Selain Kulineran juga bisa untuk Wisata Sepeda yang Rute nya dekat dengan lokasi Wisata yang lain. Diantaranya Embung Imogiri 1,Makam Seniman,Makam Raja Imogiri, joglo Opak,Bakso Tumpeng Dll Related posts: No related posts.

Baca Selengkapnya..