Mbulak Umpeng

Desa wisata Mbulak Umpeng terledak di dusun Daraman, Kalurahan Srimartani, Kapanewon Piyungan, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Mbulak Umpeng digadang-gadang menjadi maskot utama kapanewon Piyungan berawal dari kesadaran masyarakat memenfaatkan pemendangan, pegunungan dan sawah dijadikan desa wisata yang jauh dari hiruk pikuk perkotaan cocok untuk menyegarkan otak. selain pemandangan yang kita tawarkan di Mbulak Umpeng juga ada menu makanan yang unik berupa sego jagung iwak asin, seblak jabrik, nasi kucing, tiwul, es kuwut, dan lain-lain.

suasana di sore hari

sejarah dinamakan mbulak umpeng adalah mbulak berasal dari hamparan sawah terbentang yang sangat luas dan arti umpeng adalah dua saluran irigasi yang saling bertumpukan atas dan bawah dari peninggalan penjajahan, pada masa penjajahan irigasi tersebut menjadi sentra perairan yang sangat utama di wilayah Kalurahan Srimartani dan sekarang Mbulak Umpeng juga akan menjadi sentra dibagian pariwisata

kami tunggu kedatangan anda di wisata kami reservasi dan info selengkapnya bisa follow medsos ig Mbulak_umpeng dan Facebook Mbulak umpeng….

Deni Mbulak Umpeng

Binakarya Homestay, Tempat Favorit Makrab Mahasiswa Jogja

Tempat makrab di Jogja sudah banyak bahkan tak terhitung jumlahnya, disini kami akan memberikan informasi bagi sobat mahasiswa jogja yang ingin mengadakan acara makrab dengan fasilitas lengkap dan harga terjangkau, dan lokasi tidak terlalu jauh dengan kota Yogyakarta. Binakarya Homestay adalah merupakan sebuah homestay yang terletak di Dusun Ngelosari Desa Srimulyo Kecamatan Piyungan Kabupaten Bantul […]

Baca Selengkapnya..
puspita batik indigo

Puspita Batik Indigo Dewisaba

Salah satu produk unggulan pariwisata Dewisaba adalah atraksi di Puspita Batik Indigo. Kita bahas satu persatu. Indigo merupakan zat warna biru yang didapatkan dari tanaman yang dengan nama latin Indigofera sp. Pada masa penjajahan, indigo merupakan salah satu komoditi ekspor penting pemerintah Hindia Belanda selain kopi, tebu, teh dan rempah-rempah. Kebijakan “cultuurstelsel” diimplementasikan oleh Gubernur Jendral […]

Baca Selengkapnya..

Kunjungan Farmasi SMK AL-ISLAM Ngawi

Sebanyak 150 siswa/siswi SMK Al-Islam Ngawi melakukan kunjungan farmasi ke desa wisata jamu Kiringan untuk melakukan observasi mengenai tanaman toga. Mereka didampingi oleh Bapak Sutrisno selaku ketua desa wisata untuk mengenal berbagai macam toga. Tentu saja Dalam bidang farmasi masih diperlukan edukasi mengenai toga. Karena toga dapat digunakan untuk pengobatan. Pengobatan herbal masih populer dikalangan […]

Baca Selengkapnya..